Pasang Iklan Gratis

Nama Sherly Tjoanda bikin pidato Prabowo terhenti: Seperti pemenang Piala Citra

 Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda membuat Presiden Prabowo Subianto menghentikan sejenak pidatonya di Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan 2026 di Provinsi Gorontalo.

Prabowo harus menunggu sorakan warga meredah usai sebut nama Sherly Tjoanda.

Momen ini barawal saat Prabowo menyebut satu persatu pejabat yang hadir. Dia menyebut nama-nama menteri, para jenderal hingga para gubernur yang hadir.

Suasana makin meriah saat nama  Sherly Tjoanda disebut. Warga pun langsung bersorak. "Gubernur Maluku Utara (terhenti 10 detik karena sorakan) Saudari Sherly Tjoanda," kata Prabowo lalu kembali terhenti karena suara warga masih menggema.

Prabowo lalu menoleh ke arah belakang sambil tersenyum membuat sorakan kembali menggema. "Seperti pemenang piala Citra," katanya setelah terhenti sejenak.

Prabowo pun kembali lanjutkan menyapa para kepala daerah dan menteri yang hadir yang hadir. "Ini sekalian absen," katanya.

Sorakan warga kembali menggema saat Prabowo menyebut nama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. "Baru Letkol, Letkol kok disambut kayak begitu, yang Presiden aku," kata Prabowo disambut sorakan warga.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam penutupan pekan nasional (Penas) petani nelayan 2026 di GOR David Tonny, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (24/06/2026) pagi.

Penas Petani Nelayan dipusatkan di Gelanggan Olahraga David Tonny, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi pada 20-25 Juni 2026.Kegiatan dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu 20 Juni 2026.  Penas petani nelayan ini diikuti hampir 13 ribu orang

Prabowo datang memboyong sejumlah menteri dan kepala badan yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri PU Dody Hanggodo.

Selain itu, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Muhammad Ali, Kasau Mohamad Tonny Harjono, kepala BRIN Arif Satria, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, Wamen Kelautan dan perikanan Wamen Kehutanan dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Hadir pula para Gubenur yang hadir di antaranya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Sulsel, Gubernur Sulut, Gubernur Maluku dan Wagub Sultra. 

Prabowo disambut tari Agro Maritim di lokasi Penas. Para pejabat yang hadir tampak mengenakan baju adat Gorontalo, Karawo.

Swasembada Ekonomi

Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan dirinya sangat dekat dengan petani dan nelayan karena cukup berjuang bersama petani dan nelayan seluruh Indonesia. Dia mengungkap Indonesia memiliki 160 juta petani dan 14 juta nelayan. "Petani nelayan penghasil pangan," tegasnya

Dia menegaskan tidak ada negara bisa berdiri dan bertahan, tanpa pangan. Ini alasannya tetap bertahan didunia politik.

"Saya berjuang di politik puluhan tahun. Saya ikut pemilihan umum 5 kali, 4 kali kalah, gak enak kalah, terakhir menang. Kenapa saya mau terus karena saya liat arah pembangunan ekonomi diarah yang keliru," ungkapnya 

Mantan Ketua HKTI menyebut paham ekonomi yang dianuat Indonesia selama ini yakni neoliberal. "Kita berjuang ratusan tahun mendirikan negara agar rakyat sejahtera, agar petani, nelayan dan buruh sejahtera, agar anak-anak bisa sekolah, mereka hidup lebih baik," katanya

Dia kominten untuk terus di politik kendati berkali-kali kalah karena melihat elit Indonesia belum memperkuat kepentingan rakyat. "Dalam 1 tahun 8 bulan (pemerintahan), telah banyak kita capai. Paling besar adalah kita swasembada pangan,. Produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang negeri kita berdiri," katanya.

Dia mengungkap hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian, tentara AD mengurus sawah, tentara AL menanam kedelai, tentara AU mengurus tebuh.  "Ini adalah strategi Indonesia akan bangkit. Ada yang tidak ingin kita bangkit," katanya

Dia mengaku heran kentadi sudah berusaha keras berjuang untuk rakyat namun masih terus didemo. "(Bagi) yang bayar demo saya tau itu, ditanya anak-anak demo tidak negerti," katanya.

Katanya, bangsa Indonesia harus kompak dalam persaingan dengan negara lain. Dia menduga ada oknum tidak bangga jika bangsa Indonesia berhasil. "Kita swasembada pangan, tidak ringan. dalam sejarah Indonesia baru sekali kita swasebada pangan," ungkapnya

Dia berharap  swasembada pangan yang diraih saat ini tidak hanya terjadi setahun tapi terjadi bertahun-tahun ke depan. 

Prabowo mengungkap banyak kekayaan negara yang dicuri negara lain. Sehingga dia bertekad akan menghetikan pencurian kekayaan Indonesia tersebut.

"Mungkin ini tak segera memperlihatkan hasil, Presiden Indonesia tidak ada tongkat ajaib, saya tidak memiliki tongkat nabi Musa. Upaya kita tidak segera sekarang tapi sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kita nyata yakni swasemata pangan," katanya


0 Response to "Nama Sherly Tjoanda bikin pidato Prabowo terhenti: Seperti pemenang Piala Citra"

Posting Komentar