Inggris akan mengganti Typhoon lama di Kepulauan Falkland dengan jet tempur yang lebih canggih pada 2027
Empat Eurofighter Typhoon Tranche 1 yang bertanggung jawab atas pertahanan udara Inggris di Kepulauan Falkland akan digantikan oleh empat pesawat Tranche 2 dalam rotasi yang dijadwalkan pada akhir November atau awal Desember 2027.
Inggris telah mengonfirmasi bahwa empat Eurofighter Typhoon Tranche 1 yang saat ini ditempatkan di Kepulauan Falkland akan digantikan oleh pesawat yang lebih modern dari versi Tranche 2.
Pergantian tersebut diperkirakan berlangsung selama rotasi pesawat yang direncanakan pada akhir November atau awal Desember 2027. Keempat jet tempur pengganti akan berasal dari armada Royal Air Force (RAF) yang sudah ada, bukan dari pesanan baru.
Informasi tersebut disampaikan oleh pemerintah Inggris sebagai tanggapan atas pertanyaan parlemen dari anggota parlemen Partai Konservatif Ben Obese-Jecty.
Menurut Luke Pollard, Menteri Negara untuk Kesiapan dan Industri Pertahanan, empat Tranche 1 yang saat ini bertugas di Atlantik Selatan akan dihapus dari daftar otoritas penerbangan militer Inggris setelah kembali ke Inggris dan kemudian memasuki proses penghapusan dari dinas.
Typhoon Tranche 1 mendekati akhir masa operasionalnya
Typhoon Tranche 1 merupakan generasi produksi pertama dari jet tempur Eropa tersebut dan mulai dikirimkan kepada RAF pada awal tahun 2000-an.
Inggris secara bertahap telah menarik pesawat-pesawat ini dari layanan. Unit yang tersisa terutama digunakan untuk tugas pelatihan dan peringatan reaksi cepat, termasuk misi pertahanan udara Kepulauan Falkland.
Keempat jet tempur tersebut dioperasikan oleh 1435 Flight, unit yang bertanggung jawab atas misi peringatan reaksi cepat di Atlantik Selatan.
Tranche 2 meningkatkan kemampuan yang tersedia di Kepulauan Falkland
Pergantian tersebut tidak mengubah jumlah jet tempur yang secara permanen ditempatkan di kepulauan itu, tetapi akan meningkatkan kemampuan operasional.
Typhoon Tranche 2 dibangun dengan arsitektur yang lebih maju dan telah menerima serangkaian paket modernisasi avionik, sensor, dan persenjataan.
Di antara peningkatan tersebut adalah paket Phase 3 Enhancement, yang memperluas integrasi senjata seperti rudal jelajah Storm Shadow, rudal udara-ke-permukaan Brimstone, dan rudal udara-ke-udara jarak jauh Meteor.
Dalam praktiknya, RAF akan tetap mempertahankan empat Typhoon di kepulauan tersebut, tetapi akan memiliki pesawat dari generasi yang lebih baru dengan kemampuan lebih besar untuk mengoperasikan sistem dan persenjataan modern.
Namun, perubahan ini tidak berarti adanya penambahan jet tempur baru ke armada Inggris. Empat Tranche 2 yang akan ditempatkan di Kepulauan Falkland akan dipindahkan dari unit RAF lainnya.
F-35B tetap tersedia untuk operasi
Pemerintah Inggris juga menegaskan kembali bahwa F-35B Lightning tetap tersedia untuk misi operasional global sesuai dengan prioritas pertahanan Inggris.
Pergantian Typhoon merupakan bagian dari perencanaan penghentian permanen Tranche 1, yang dijadwalkan pada 2027. Karena itu, perubahan tersebut tidak diumumkan sebagai respons darurat terhadap peristiwa baru-baru ini di Atlantik Selatan, melainkan sebagai bagian dari pembaruan armada yang telah direncanakan.
Typhoon tetap menjadi komponen utama pertahanan udara pasukan Inggris di Kepulauan Falkland, dengan kesiapan untuk menjalankan misi intersepsi dan melindungi wilayah udara kepulauan tersebut.
0 Response to "Inggris akan mengganti Typhoon lama di Kepulauan Falkland dengan jet tempur yang lebih canggih pada 2027"
Posting Komentar