Pasang Iklan Gratis

Rusia luncurkan serangan besar ke Ukraina, Kyiv diguncang rudal-drone usai janji pembalasan Putin

 Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (24/5/2026) dini hari menggunakan kombinasi drone, rudal jelajah, dan rudal balistik.

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 56 lainnya.

Ledakan terdengar berkali-kali di berbagai wilayah kota

Warga panik dan banyak yang berlindung di stasiun metro bawah tanah untuk menghindari serangan udara.

Otoritas setempat menyebut kerusakan terjadi di seluruh distrik Kyiv.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sejumlah bangunan mengalami kebakaran, termasuk sekolah dan pusat bisnis.

Beberapa warga juga dilaporkan sempat terjebak di tempat perlindungan akibat hantaman serangan.

Sudah Ada Peringatan

Sebelum serangan terjadi, Ukraina dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv telah memperingatkan kemungkinan adanya serangan udara besar dari Rusia dalam waktu dekat.

Serangan ini diyakini sebagai respons Moskow atas serangan drone Ukraina ke Starobilsk, wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia.

Moskow menuduh serangan tersebut menghantam asrama perguruan tinggi dan menewaskan sedikitnya 18 orang.

Pemerintah Ukraina membantah sengaja menyerang warga sipil.

Kyiv mengklaim target mereka adalah unit drone militer Rusia yang berada di lokasi tersebut.

Janji Pembalasan Putin

Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya menegaskan kalau pihak yang bertanggung jawab atas serangan di Luhansk akan menerima “hukuman berat yang tak terelakkan”.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian memperingatkan bahwa Rusia sedang menyiapkan “serangan gabungan” terhadap wilayah Ukraina, termasuk Kyiv.

Ia bahkan menyebut kemungkinan penggunaan rudal hipersonik Oreshnik yang mampu membawa hulu ledak nuklir, meski hingga kini belum ada laporan senjata itu benar-benar digunakan.

Selain Kyiv, serangan Rusia juga melukai warga di beberapa wilayah lain seperti Cherkasy dan Dnipropetrovsk.

Perang Rusia-Ukraina sendiri masih terus berlangsung sejak invasi besar-besaran Moskow pada 2022.

Upaya perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir berjalan lambat, sementara fokus Washington mulai terpecah ke konflik Timur Tengah.

Perang Sudah Sentuh Kota-Kota Utama

Serangan ini menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina masih berada dalam fase saling balas yang sangat berbahaya. 

Ketika Ukraina menyerang wilayah yang dikuasai Rusia, Moskow langsung merespons dengan serangan yang lebih besar ke pusat pemerintahan Ukraina.

Bagi warga sipil, situasi ini berarti ancaman perang semakin dekat ke kehidupan sehari-hari.

Kota-kota besar seperti Kyiv kini tidak hanya menghadapi ancaman di garis depan perang, tetapi juga serangan udara yang bisa terjadi kapan saja.

Di sisi lain, peringatan dari Kedutaan Besar AS menandakan bahwa negara-negara Barat juga melihat eskalasi konflik ini semakin serius.

Jika pola saling balas terus meningkat, risiko perang meluas dan korban sipil bertambah akan semakin besar.

Upaya Perdamaian Mandek

Perang Rusia-Ukraina dimulai secara besar-besaran pada Februari 2022 ketika Rusia menginvasi Ukraina.

Moskow mengklaim operasi itu dilakukan demi keamanan nasional dan melindungi wilayah berbahasa Rusia.

Rusia kini menguasai sebagian wilayah Ukraina timur dan selatan, termasuk Luhansk.

Ukraina menganggap wilayah tersebut masih bagian sah negaranya dan terus berupaya merebut kembali.

Dalam setahun terakhir, Ukraina semakin aktif menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang wilayah yang dikuasai Rusia, bahkan beberapa kali menargetkan wilayah Rusia sendiri. Serangan drone menjadi strategi penting karena lebih murah dan sulit dicegat.

Rusia biasanya membalas dengan serangan udara besar menggunakan rudal dan drone ke kota-kota Ukraina, termasuk infrastruktur energi, pusat pemerintahan, dan fasilitas sipil.

Amerika Serikat dan sekutunya sempat mendorong negosiasi damai, namun hingga kini belum ada kemajuan berarti.

Kedua pihak masih sama-sama yakin bisa memperkuat posisi di medan perang.



0 Response to "Rusia luncurkan serangan besar ke Ukraina, Kyiv diguncang rudal-drone usai janji pembalasan Putin"

Posting Komentar