Pasang Iklan Gratis

Hukum kemarin, bus terguling hingga KPK geledah rumah Bupati Indragiri Hulu

 Berbagai peristiwa hukum kemarin yang menjadi sorotan, di antaranya sebuah bus mengalami kecelakaan di Semarang hingga menewaskan belasan orang hingga KPK menggeledah rumah dinas Bupati Indragiri Hulu.

Berikut rangkuman ANTARA untuk berita hukum kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:

Bus terguling di Semarang tewaskan 15 penumpang

Sebuah bus PO Cahaya Trans yang mengangkut 34 penumpang terguling di ruas simpang susun exit tol Krapyak Kota Semarang, Senin dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB, menewaskan setidaknya 15 orang.

Bus bernomor polisi B. 7201 IV yang berangkat dari Jatiasih, Jakarta menuju Yogyakarta tersebut dilaporkan melaju kencang dan diduga hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling.

Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang yang sedang melaksanakan Siaga SAR Khusus Nataru (Natal dan Tahun Baru) di Posko Gabungan Kalikangkung Kota Semarang yang tengah bersiaga segera menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan SAR.

Setelah jadi tersangka, Bupati Bekasi titip pesan untuk Gubernur Jabar

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) menitipkan pesan untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jabar.

“Semoga Pak Gubernur sehat selalu,” ujar Ade di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai warga Kabupaten Bekasi, dia kembali menyampaikan permintaan maaf, dan berharap daerah tersebut dapat lebih maju dan sejahtera ke depannya.

Kejagung tetapkan mantan Kajari Enrekang tersangka korupsi

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Kepala Kejari Enrekang, Sulawesi Selatan, Padeli (P) yang saat ini menjabat Kepala Kejari Bangka Tengah, sebagai tersangka korupsi di wilayah Sulawesi Selatan.

“Dugaan tindak pidana korupsi penerimaan uang kurang lebih Rp840 juta bersama dengan tersangka lain berinisial SL,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta, Senin.

Anang mengungkapkan, penerimaan uang tersebut berkaitan dengan penanganan perkara dugaan korupsi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang periode 2021 hingga 2024.

Bareskrim tetapkan Wagub Babel tersangka dugaan ijazah palsu

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menetapkan Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hellyana sebagai tersangka perkara dugaan ijazah palsu.

“Iya benar (ditetapkan tersangka),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Senin.

Akan tetapi, Trunoyudo tidak menjelaskan lebih rinci mengenai penetapan Hellyana sebagai tersangka dalam kasus ini.

KPK geledah rumah dinas Bupati Indragiri Hulu terkait proyek di Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tim penyidik telah melakukan penggeledahan rumah dinas Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto pada 18 Desember 2025 terkait proyek di Riau.

"Dugaan awal terkait dengan proyek-proyek di Riau. Temuan ini masih didalami," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin.

Ketika dikonfirmasi penggeledahan itu terkait relasi Ade Agus dengan Abdul Wahid selaku mantan Gubernur Riau yang merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa, terutama DPW PKB Riau, Budi menekankan bahwa upaya geledah dilakukan KPK karena berkaitan dengan proyek di Riau.

0 Response to "Hukum kemarin, bus terguling hingga KPK geledah rumah Bupati Indragiri Hulu"

Posting Komentar